Selasa, 31 Juli 2007

Manusia Lemah

Laksana tak berharap
Menitipun tak berkehidupan
Satu sisi ku mati
Sisi hidupnya adalah impian ku
Tak ingin hiraukan duri tubuh
Tapi..
Mereka menusuk
Dan perih
Ku tak dapat menikmatinya
Juga tak dapat menghiraukannya
Yah..
Kekuatanku seolah tiada
Kemampuan ku bertindak seakan punah
Hanya tinggal tawakal padanya

Senin, 30 Juli 2007

Jiwa Suci

Jujur..
Diri tak mampu berucap
Hanya kata-kata tertulis jadi jembatan
Yah..
Semua akan usai
Dan satu yang terus meraja
Walau diri tak di sana
Kekhilafan..
Atas itu semua
Kuharapkan keikhlasannya
Dalam rangkaian maaf memaafkan

Minggu, 29 Juli 2007

Gugur

Kebersamaan ku rasa telah berkurang
Tubuhpun tak sepenuhnya kokoh menyanggah
Entahlah
Mungkin karena telah menua
Atau saatnya telah beranjak tiba
Yang pasti..
Ku hanya ingin hidup ku berarti
Walau tak sepenuhnya manusia mengetahui
Tapi ku harap..
Tuhan ku menghargai
Dan..
Mempermudah dalam pertemuan dengan-Nya

Sabtu, 28 Juli 2007

Rumahku Istanaku

Kediaman menjadikan nyaman
Tak terlalu peduli untuk ke depan
Dan sekarang
Maju mundur ku terpaku pada penyerahanku
Semua tertahan pada kediaman
Disatu sisi tak ingin kudapati benalu pada kediamanku
Disisi lain madu perekat tak dapat ku dekati
Takut lebah menyerangku
Disisi berikutnya
Adakah kenyamanan dalam kesederhanaan
Terlalu memang
Tapi yang kupakai adalah bukanlah milik bebas
Semua hasil mengemis
Dan aku harus tahu diri
Akan hal itu!!

Kamis, 26 Juli 2007

Futur

Entah mengapa
Kelemahan diri terus merasuk
Apakah karena upaya penghilang noda
Atau karena kemurkaan atas kejahatan diri
Yang pasti
Kumohonkan maaf atas terselenggaranya kesalahan atas diri
Tak terpikir diri dalam upaya menempuh pemulihan
Hanya berserah
Disertai usaha yang terus terlaksana

Rabu, 25 Juli 2007

Pongah

Bertingkah tak bermalu
Merasa lebih baik
Merasa syurga telah menjadi miliknya
Ya...
Itulah diri
Kecongkakan terus menyelimuti diri
Entah sampai kapan akan berakhir
Yang jelas
Semua itu
Ku akui
Menyesatkan

Selasa, 24 Juli 2007

Jurang Perbedaan

Beranjak pergi menjauh
Karena adanya pertentang
Semua yang ku pikir tak bermasalah
Telah menjadi petaka bagi diri
Mereka menampakkan diri
Dalam satu barisan
Sedang..
Kesendirianku
Telah dijadikannya boomerang untukku
Aku berpikir
Aku diam
Aku..
Tak tahu harus berbuat apa
Untuk mereka..

Senin, 23 Juli 2007

Lelah Dunia

Berhenti mencari kenyamanan
Karena semua menyesatkan
Berhenti perpetualangan pada ketenaran
Karena semua hanya tameng
Keabadian tak ada padanya
Kesesatan penuh terkandung di dalamnya

Tertipu ku dibuatnya
Mati langkahku akannya
Tak sejuk
Tak indah
Walau telah teraih
Namun tanpa restu Ilahi

Ya.. Rob
Cinta-Mu yang kubutuh
Kemuliaan di sisi-Mu lah yang kumau

Bukan..
Jelas-jelas bukan itu
Semua permainan
Semua lekang oleh waktu

Satu cita
Satu asa
Kedamaian abadi bersama-Nya

Sabtu, 21 Juli 2007

Be The Best

Ledakan muncul pada diri
Tak tentu asal muasal
Tak yakin sumber pemicu

Telah berteriak diam jiwa berkelana
Memaksakan diri tuk selalu bertindak..
Berbuat..
Bertingkah laku sesuai keinginan jiwa

Telah kulakukan
Ternyata..
Keanehan..
Kejanggalan..
Muncul pada diri
Semua bagai mukjizat-Nya teranugerah pada diri
Semua harus ku pertahankan
Semua harus terus berkembang
Dan..
Semua harus terus lebih
Bahkan
Terbaik!!

Kamis, 19 Juli 2007

Peradaban Baru

Telah tersemat dalam diri
Terus memotivasi pikiran
Jangan terlena akan keduniaan
Jangan terbuai akan kenikmatan semu
Raihlah satu jiwa
Raihlah satu tujuan
Kenikmatan hakiki
Surga-Nya

Matikupun tak kubiarkan dalam kesesatan
Apalagi hidupku
Harus terus dalam keredhoan-Nya
Satu jalan kebenaran
Yang masih dipandang sebelah mata oleh insan dunia
Yang tak mengetahui hakekat hidup

Mereka menyeringai
Tapi...
Tak kupeduli semua itu
Tuhanku telah memerintahkannya
Tuhanku Maha Tahu
Dan...
Tuhanku pasti Maha Adil

Ahhh...
Terus kubermimpi
Syuhada-Nya dapat kuraih!!

Rabu, 18 Juli 2007

Khusnul Khotimah

Selayaknya penuntun juga harus dituntun dan tak layak dibiarkan bebas berlari sesuai keinginan diri

Apalah daya manusia yang tak berdaya
Berharap hanya pada yang mengabulkan harapan
Bersandar pada yang memiliki kekuatan yang paling

Tak biarkan diri terjerumus matikan jiwa yang telah lama kering
Hilangkan dahaga jiwa
Reguk kesejukan air cintanya
Setelah meraih kedamaian akannya
Kau...
Dapat berlari
Mengejar impian sejatimu
Mati dalam syahid di jalan-Nya

Selasa, 17 Juli 2007

Wajah

Bahagia bila bersama
Berduka dalam ceria
Menangis tampak tertawa
Kuat dibalut kelemahan

Takkan ku biarkan mereka bicara
Takkan ku biarkan mereka bertindak
Sebelum lahar panas benar-benar keluar dari liangnya

Ceria ada padanya
Suka ada padanya
Tertawa selalu tampak diparasnya

Ku adalah makhluk
Merekapun makhluk

Sang Penolong
Sang Pelindung
Sang Pemberi rahmat
Hanya satu...
Dialah 4JJI SWT.

Senin, 16 Juli 2007

Pelindung yang Terlindungi

Berjalan ku dalam buram
Tak jelas arah jalan yang baik ataupun menyesatkan
Beralih sang bulan dalam kedudukannya
Membuatku tertegun...
Betapa sulit diri dengan meraba

Tak terduga muncul
Sang bintang pembawa terang
Menyematkan ketenangan dalam jiwa
Membisik semangat
Tuk terus bangkit
Walau bukit rintangan terus menerjang

Terus kokohkan diri
Maka diripun akan mengokokoh diri yang lain
Termasuk engkau sahabat...

Gaung Perubahan

Jiwa...
Betapa duka dirimu menghadapi lelahnya perjalanan hidup yang penuh dengan duri menganga yang dengan tegas menentang mu untuk melanjutkan perjalanan kudusmu..
Diri...
Tindakan mu hanyalah tuk tentramkan jiwa dan ku mohon tindak tandukmu terlepas dari nafsu dunia yang sangat memenjarakan sang jiwa..
Biarkan tujuan hidupmu terus tersemat dalam perjuangan hidupmu..

Mata Uang

Kekalutan akan tindakan ku tuk mengisi hidup
Ku selalu berada pada dua sisi yang saling bertolak belakang
Satu sisi mengharuskan ku tuk hidup berarti
Di sisi lain...
Sarana tuk bertindak demikian tak kumiliki
Ku hanya bisa termangu

Jumat, 13 Juli 2007

Kenangan

Indah bila ku dapat.. meraih bintang.. yang menjadi.. dambaanku.. di setiap waktunya
Tetapi mengapa.. aku mendapatkan bulan.. bukan bintang
Sekembalinya aku tertatih.. menuju tempat impian.. yang dahulu kuimpikan itu.. pada jalan yang berbeda
Entah.. apakah aku akan tiba.. di tempat itu.. dengan selamat
Kuharap pertolongan-Nya.. selalu menyertai.. aku berusaha

Kamis, 12 Juli 2007

Bebas

Selamat tinggal temaram malam
Kau deklarasikan diri sebagai keindahan
Padahal kau kelam tak berbintang
Lagi dingin pekat

Selamat tinggal Sang Mentari
Kau menjajikan kehangatan
Padahal kau menyengat membakar
Lagi panas membara

Biarkan aku hidup
Biarkan aku berdiri
Biarkan aku berlari
Jangan hiraukan diri
Kalau tidak dari hati
Suci lagi putih
Yah...
Selamat tinggal hitamku dan hitammu
Kusambut cahaya baru
Yang menanti
Fajar pagi lah yang menyambut...

Rabu, 11 Juli 2007

Asa..

Yah..
Yg q btuh a/sang plipur hti
Kbradaanny yg tak prnh jauh dr diri
Trus brjuang dmi kdamaian diri
Tak jua lelah hrpkn suka cita brsma
Duka pun dpt brbagi dg ny
Smw crita hdp trlimpah u/ny
Smw pnghrgaan diri q prsmbhkn u/ny
Gapai jiwa q dan jiwany
Tapi...
Jiwany dan jiwa q
Adalah seonggok angan2 blaka???

Luluh lantak

Perubahan alam membawa ku pada perubahan sikap
Semua sulit terkendali
Semua karena derasnya arus kezaliman dalam diri
Semua tak kuasa tuk berkta TIDAK
Semua tak kuasa tuk membentengi dari kenistaan diri
Biarlah diri menjadi benteng pribadi
Dan semua
Tak jua usai menatap lelahnya jiwa
Hanya itu
Sedang diri
Harus terus tetap berjuang!

Selasa, 10 Juli 2007

Azzam...

Tak dpt mnggapai keinginan jiwa
Trikt pd ktdkmampuan dri dlm mnjlajahi jiwa hitam
Kkuatn dri yg mghilang dlm angan
Aq yg tak sanggup tuk jlajahi khitaman kfanaan
Trtlan pahit fatamorgana yg mnysatkn
Trpuruk tuk bangkit
Trjatuh tuk brlari
Itulah diri
Putih saat kunjungn hitam mrajalela
Suci saat knistaan trs mmbyangi
Smgtkn diri
Tuk trs raih tujuan hakiki

Harapan ku...

Penantian q hy plaksaan tndkn tuk mnuju jln dmai brsma jwa yg brsrah pd keagungn
Klak q akn branjak tuk tapaki keindhn yg tak jua brkehabisn
Satu asa tuk jnjang tapak yg trsa smpurna
Biarlah kdmaian suasana trasa bgai hujaman tiang pancang mnusuk slrh pori tbuh
Asal...
Kdamaian hti yg abadi trs trbnam dlm dri