Selasa, 20 Januari 2009

Sosok Kesucian

Bersih pagi
Tak mengalami penodaan
Tak mengalami penghinaan

Bertahta pagi kesucian
Bertahta pagi kecintaan
Cinta akan kesucian
Cinta karena Tuhannya

Tak pelak
Manusia mencerca
Manusia memandang sebelah mata
Manusia menghina

Aku terdiam
Aku terpaku
Dan...
Aku tetap melanjutkan kebenaranku

Tuhan...
Dengarkanlah manusia nista ini
Akankah noda terus melingkupi?
Akankah kesendirian ini terus merajalela?
Akankah kerisauan ini terus menggelayuti?
Semoga kelak akan berakhir dengan kedamaian
Damai yang abadi
Di syurga-Mu kelak

Selasa, 06 Januari 2009

Terima Kasih Teman

Teruntuk sahabatku terkasih
Ku ucapkan terima kasih
Atas kebaikan&baik budi
Tak ternilai terhingga
Keberadaanmu d hatiku tak dpt trgantikan
Kebahagiaan&ceriaku tak berarti hampa tanpamu
Engkaulah penyulut semangat jiwaku
Terima kasih ku ucapkan sekali lagi
Redho-Nya semoga selalu menyertai gerak hidup kita

Rindu Sahabatku

Terlalu..
Semua bermula..
Waktu yang mempermainkan..
Tak berarah aku ke mana..
Saling tikam menikam..
Rasa rindu yang menggebu..
Membuat perih..
Di manakah keberadaanmu, sahabat?

Kecewa

Beranguskan angan-angan
Mengusung pada kehampaan
Terhempas pada kekecewaan
Tak tumbuh lagi awan biru
Kemurkaan menutup kecerahan
Hitam legam bagai ruang kosong
Bertahta pada kesunyian
Bak mengecewakan seluruh makhluk