Bersih pagi
Tak mengalami penodaan
Tak mengalami penghinaan
Bertahta pagi kesucian
Bertahta pagi kecintaan
Cinta akan kesucian
Cinta karena Tuhannya
Tak pelak
Manusia mencerca
Manusia memandang sebelah mata
Manusia menghina
Aku terdiam
Aku terpaku
Dan...
Aku tetap melanjutkan kebenaranku
Tuhan...
Dengarkanlah manusia nista ini
Akankah noda terus melingkupi?
Akankah kesendirian ini terus merajalela?
Akankah kerisauan ini terus menggelayuti?
Semoga kelak akan berakhir dengan kedamaian
Damai yang abadi
Di syurga-Mu kelak
Selasa, 20 Januari 2009
Selasa, 06 Januari 2009
Terima Kasih Teman
Teruntuk sahabatku terkasih
Ku ucapkan terima kasih
Atas kebaikan&baik budi
Tak ternilai terhingga
Keberadaanmu d hatiku tak dpt trgantikan
Kebahagiaan&ceriaku tak berarti hampa tanpamu
Engkaulah penyulut semangat jiwaku
Terima kasih ku ucapkan sekali lagi
Redho-Nya semoga selalu menyertai gerak hidup kita
Ku ucapkan terima kasih
Atas kebaikan&baik budi
Tak ternilai terhingga
Keberadaanmu d hatiku tak dpt trgantikan
Kebahagiaan&ceriaku tak berarti hampa tanpamu
Engkaulah penyulut semangat jiwaku
Terima kasih ku ucapkan sekali lagi
Redho-Nya semoga selalu menyertai gerak hidup kita
Rindu Sahabatku
Terlalu..
Semua bermula..
Waktu yang mempermainkan..
Tak berarah aku ke mana..
Saling tikam menikam..
Rasa rindu yang menggebu..
Membuat perih..
Di manakah keberadaanmu, sahabat?
Semua bermula..
Waktu yang mempermainkan..
Tak berarah aku ke mana..
Saling tikam menikam..
Rasa rindu yang menggebu..
Membuat perih..
Di manakah keberadaanmu, sahabat?
Kecewa
Beranguskan angan-angan
Mengusung pada kehampaan
Terhempas pada kekecewaan
Tak tumbuh lagi awan biru
Kemurkaan menutup kecerahan
Hitam legam bagai ruang kosong
Bertahta pada kesunyian
Bak mengecewakan seluruh makhluk
Mengusung pada kehampaan
Terhempas pada kekecewaan
Tak tumbuh lagi awan biru
Kemurkaan menutup kecerahan
Hitam legam bagai ruang kosong
Bertahta pada kesunyian
Bak mengecewakan seluruh makhluk
Langganan:
Postingan (Atom)
