Senin, 21 Juni 2010

My Pal

Baru…
Yah…
Aku baru tersadar
Kisah di balik kehidupan ini
Semua ternyata palsu
Tak ada yang dapat dipertaruhkan maupun dipertahankan
Bahkan makin menjadi-jadi dalam keluputan

Tak ada lagi
Semua memang tak ada
Karena semua semu
Tak berbekas maupun bersisa

Aku telah terhanyut
Dalam prasangka yang hanya menggembirakanku
Aku hanya berekspresi untuk ku sendiri
Aku hanya beristilah dengan seorang diri

Semua hampir mereda
Namun kembali berapi-api
Kobaran yang tak akan pernah padam
Karena memang tak berujung
Akulah penyulutnya
Maka, akulah yang harus memadamkan

Kehidupan rumit tak ku inginkan
Namun, entahlah…
Semua muncul tiba-tiba dan sulit untuk menghilang
Hanya kehendak Tuhan yang akan dijalankan dalam kehidupan
Aku tak akan berulah lagi…

Asep Pal-

Ragu

Suara Hati
Hingga sampai jeritan ini bergelora
Menyeruak dalam terbitan suara angin yang menderu
Terbenam bersamaan teriknya angin neraka
Yang makin membawa pada keresahan

Tanda
Aku tak mengerti semua ini
Aku tak mampu memahami perjalananmu
Aku bercengkrama
Dan aku tersenyum
Namun aku tak bercerita

Menatap hari adalah keindahan
Bagi sang pemimpi
Namun kegelapan bagi mereka yang buta
Aku… aku tak mengerti aku…
Aku tak memahami aku
Aku tak tahu siapa aku

Waktu mundur
Namun tak mungkin
Waktu berlari namun tak dapat dikejar
Waktu berhenti
Namun sia-sia

Aku terus memaksa
Keraguan ini terus menghilang
Aku terus berharap cahaya datang menuju kesucian
Aku tak ingin menyerah
Namun aku merasa tak sanggup
Aku tak ingin berhenti
Namun aku tak berdaya

Yah… Perjalanan ini sangat panjang