Jumat, 25 April 2008

Rinduku

Senyum itu
Yang ku rindu saat ini
Suara itu
Yang ku nanti saat ini
Sosok itu
Yang ku rindu saat ini

Mengapa ditinggalkan sosok yang kau rindu?
Mengapa itu yang menjadi pilihanmu?
Bukankah ada pilihan untuk bersamanya?
Mengapa itu yang menjadi pilihanmu?

Saat ini...
Aku sendiri
Aku kembali terasing
Aku tak mempunyai kekuatan
Karena aku lemah

Aku butuh kau, teman
Berada jauh kau di sisi
Hanya dapat mengenang
Dan berdoa
Agar kau...
Selalu dalam naungan ALLOH SUBHANA WATA'ALA

Sabtu, 19 April 2008

Doaku Saat Ini

Ya ALLOH kuatkanlah diri lemah ini. Ku yakin inilah kehendak-Mu. Diri ini adalah bagian dari karunia-Mu. Maka, apapun yang terjadi atas diri ini, itu merupakan bagian dari karunia-Mu itu. Maka dari itu, seindah apapun itu, sesulit apapun itu, ku mohon pada-Mu agar aku mampu melewati dengan terus melaluinya dalam koridor jalan petunjuk-Mu. Aku takut akan azab-Mu, Ya ALLOH. Dan terus tumbuhkanlah rasa cintaku ini pada-Mu, sebagaimana Kau sangat mencintai diri ini. Amin ya robbal 'alamin.

Kehilangan Saudara

Senyum itu
Yang ku rindu saat ini
Suara itu
Yang ku nanti saat ini
Sosok itu
Yang ku rindu saat ini

Mengapa ditinggalkan sosok yang kau rindu?
Mengapa itu yang menjadi pilihanmu?
Bukankah ada pilihan untuk bersamanya?
Mengapa itu yang menjadi pilihanmu?

Saat ini...
Aku sendiri
Aku kembali terasing
Aku tak mempunyai kekuatan
Karena aku lemah

Aku butuh kau, teman
Berada jauh kau di sisi
Hanya dapat mengenang
Dan berdoa
Agar kau...
Selalu dalam naungan ALLOH SUBHANA WATA'ALA

Senin, 07 April 2008

Berbeda

Berbaur dalam warna
Putih yang pudar
Hilang menggantikan
Hitam yang tenang
Sangat terkendali untuk bertahan
Putih yang terus menggugat
Walau Si Hitam tak dapat mempengaruhi

Kepergian Itu

Berat tuk melangkah
Meniti kepastian menuju ketidakpastian
Genderang juang telah ditabuh
Bertalu berteriak di muka telinga
Aku terjerit dan terus menjerit
Sakit menggigit menyerang hati
Dipaksa tuk melupakan manisnya hidup yang telah direngkuh
Terus menyusuri jalan itu
Walau kesedihan menghasi wajah
Tetaplah ku harus bertahan di hadapannya
Dan...
Bertahan dengan semangat juang baru

Berkelana

Berjalan di tengah gurun
Pasir terpanggan penghantar panas ke tubuhku
Binatang gurun pun menganga mengancam diri
Mautpun dapa menjadi kunci mati untuk menghindar
Namun...
Tak ada celah
Tak ada penunjuk arah
Aku tersesat
Terus ku susuri
Walau tujuan tak pasti
Akan dapat diraih

Bukanlah Aku

Jangan bilang kalau aku Sang Mentari
Karena Aku tak mampu menyinari
Dan juga tak mampu menerangi
Hanya mampu memberi kehangatan

Jangan bilang aku Sang Guru
Karena aku masih sangat bodoh akan ilmu
Dan juga tak banyak memberikan ilmu
Hanya mampu menerapkan apa yang ada pada diri

Jangan bilang aku Sang Munafik
Karena aku tidak ingin seperti itu
Aku hanya berusaha menjadi lebih baik
Tuk menuju kehidupan yang lebih baik

Kemenangan Sang Bintang

Bagai bintang yang disapu malam
Tetap indah walau kecil berpendar
Menghiasi kelamnya malam
Bagai merajai sang awan
Ia tidak melupakan kedudukan Sang Bulan
Yang telah berkuasa jaya
Namun...
Bintang tetaplah bintang
Tunduk patuh
Yang menjadikan
Ia terus menarik hati

Perlawanan

Jangan melawan
Karena Ia akan bertahan
Jangan membangkang
Karena Ia akan meradang
Jangan menantang
Karena Ia pasti menang

Tak berarti harga diri
Jika hanya jadi tameng
Tak berarti kejayaan
Jika hanya jadi pemuas diri
Tak berarti sosok manusia
Jika hanya jadi makhluk berdosa

Hasilnya...
Ku berharap
Berakhir dengan bahagia
Menuju Robb Tercinta

My Life

The sound is likely lost
The hero is likely disappear
The white is likely being black
The life is likely wild

It's not enough
To get proud
To get happiness
To let me lough

Smiling is rarely seen
The sun is not bright
The night is so cold
Is it life?
Or...
Whether I am not in my life
Oh...
It's so difficult
To be clear in my mind

Sad

Berlalu waktu
Tak kunjung henti
Tuk menangisi
Berapa belah sisa hati
Yang masih tertanam di diri
Karena dipaksa runtuh
Gugur berserakan
Karena arus waktu

My Paradise

Somebody, like you, is not perfect
Not the best
Not the only one
Just be the man
Trying better
Believe
It's not worst for you
Because your wish is
His Paradise

Sikap Alam

Apakah dunia akan tertawa
Melihat tingkah yang membabi buta
Demi logika nafsu belaka
Mengesampingkan hati manusia
Hingga...
Kebencian merajalela
Kekayaan dan kekuasaan yang selalu dipuja
Kapan dunia akan bangga
Terhadap manusia yang semakin serakah

Pertanyaanku

Kapankah aku
Akan bertemu
Akan melihat
Akan merasakan
Kedamaian
Ketentraman
Kesejukan
Yang mendalam
Dan...
Abadi
Tak lekan
Sampai waktu berkata
Untuk mengakhiri

Selamat untuk mu

Tak seperti harapan
Terpuruk bersimpuh
Tertunduk tak berdaya
Perlahan pergi
Karena...
Diri tak kuasa

Bukanlah siapa-siapa bagi mereka
Dan...
Tidaklah memiliki kekuasaan atas mereka
Sebutir debu pada padang gurun luas
Tak memiliki arti hidup
Bernilai pun tidak
Karena diri tidak layak dinilai

Bergerak melangkah
Meninggalkan segala jejak-jejak kebusukan diri
Agar mereka dapat bernilai
Tanpa disertai noda-noda pendusta di diri ini
Untuk mereka ku ucap: "Selamat atas hilangnya sampah tercela itu"

Ragu

Bingung menentukan sikap
Apakah harus berduka
Ataukah harus tertawa
Di saat sekelumpulan tertawa ceria
Namun di sisi lain menangis mengiris

Keinginanku

Segala yang ku hendaki dalam hidup ini adalah semuanya hanya dalam lingkup keredhoan-Nya. Tak terlepas pada rahmat-Nya. Yang tak ingin ternodai akan perlakuan yang membuatnya murka. Aku, yang selama ini merenung dan hanya tersenyum, berharap cinta kasih-Nya selalu melingkupi diri. Agar hati tak ternistai. Dan perpisahanku pun atas dunia dilalui melalui sebaik-baik cara tuk kembali, yaitu ketenangan yang berperan sebagai jembatanku menuju syurga-Nya.

Ukhuwah

Berjuang diri
Hanya untuk mementingkan kejayaan pribadi
Berbuat baik diri
Hanya untuk memberlakukan eksisnya diri
Hati telah jauh terbengkalai jauh
Menyusuri senyapnya kota mati
Bertalu genderang tuk menyerang
Keegoisan diri yang menantang
Untuk selalu diterjang
Jauh menembus awang-awang

Jalinan Ukhuwah

Mengenalmu merupakan anugerah terindah dalam hidupku
Rahmat terbesar yang selama ini ku raih
Mengingatkan dan saling diingatkan adalah suatu keindahan yang tak terpikirkan
Mencintai dan saling dicintai adalah pemanis persaudaraan yang terjalin antara kita
Semua tertuju karena Tuhan kita
Allah saw.