Selasa, 13 Juli 2010

Hitam

Entah
Aku benar-benar tak memahami
Semua buta
Semua hitam

Aku tak mampu berkata
Seolah dibungkam
Dalam kebimbangan

Aku yang lalu lalang
Tak tahu hendak ke mana
Aku yang labil
Tak mengerti arti diri

Aku berkehendak namun tak berbicara
Aku memikirkan namun sulit menemukan pemecahan
Aku rindu namun tak tersampaikan
Aku tersenyum namun tak terlihat

Senin, 12 Juli 2010

Mimpi

Aku telah lelah bermimpi
Hingga aku terus terjatuh
Dan tersungkur

Karena mimpi
Aku tak dapat berdiri
Hingga terkadang aku hanya menatap kosong
Tanpa tahu arti hidup hakiki

Karena mimpi
Aku tak pernah menyadari siapa diri ini
Dan…
Mengapa orang-orang sekitar di sini

Karena mimpi
Aku tak pernah tahu kenyataan
Hanya fatamorgana yang ku tatap
Tanpa tahu hidup itu apa

Semua punya mimpi
Tapi tidak seperti mimpiku
Karena mimpi
Aku tak sanggup untuk bangun dan berlari
Karena aku selalu bermimpi

Sisa Waktu

Aku tak akan berkata sebelum terbuka
Aku tak akan berduka karena tak bersahaja
Namun, aku akan terluka jika tak bersama

Jiwa…
Diamkanlah hati ini
Jangan biarkan diri ini mencaci maki
Jangan biarkan hati ini terus terlukai
Aku telah lelah menangisi dan meratapi
Aku hanya bisa seperti ini
Tanpa bisa menjalani

Sampaikanlah pesan ini
Walau hanya dalam mimpi

Kamis, 08 Juli 2010

Stuck

Aku tak dapat berkata dan bertindak saat ini
Aku terlalu bergantung pada seseorang yang membuatku tak berkutik
Aku yang terlalu berharap pada satu
Aku tak dapat membayangkan diri menjadi apa nanti
Entah…
Sampai kapan diri ini akan terus melanglang buana seperti ini
Tak dapat berpijak pada dunia nyata
Aku hanya dapat menerawang dan terus bermimpi tiada henti
Ingin ku hentakkan diri ini
Agar impianku itu segera berhenti
Namun apa daya, aku tak sanggup
Aku hanya terduduk dan tak mampu untuk menghentikan semua ini
Aku yang terus meratapi nasib diri
Tanpa seorang pun tahu akan tersiksa batin ini
Aku ingin berteriak sekencang-kencangnya
Aku ingin membebaskan diri dari semua kekangan yang ada
Kembali lagi, aku bermimpi
………

Ayo bangun…
Bangun….
Bangun….
Sadarkan dirimu dalam kehidupan ini
Walau kau bukan robot, tapi kau ditakdirkan untuk menjadi robot
Tersenyum walau ada sayatan perih dalam hatimu
Bekerja walau kau tak tahu apa tujuan dari yang kau lakukan
Uang, hanya seonggok yang menjadi momok dalam hidup
Tuhan, hanya kepada-Mu aku menyatakan ini semua…
Sekali lagi, tak ada yang tahu….

My Papa

Kulihat ada tanda ketegaran dalam raut mukanya yang tak lagi muda itu walau dengan sedikit erangan menahan rasa sakit yang tak tertahankan. Yah, kali ini ia tak sanggup lagi menahan rasa sakit ini. Ia kali ini menyerah dengan meminta pertolongan orang yang ada di sekitarnya. Selama ia hidup ia tidak pernah cerewet dengan apa yang ia peroleh, baik itu hal yang menyenangkan maupun yang menyakitkan sekalipun.
Ada tanda-tanda ketegaran dalam dirinya yang belum tentu dapat aku lakukan sampai dengan detik ini. Ia yang selalu berusaha memberi yang terbaik dalam hidupnya. Ia yang tidak pernah berkata tidak untuk suatu permintaan bantuan, sekalipun ia dalam keadaan letih.
Kerja keras dalam hidupnya membuatnya selalu tegar dalam menghadapi masalah hidup. Aku tak sanggup lagi melihat kau terbaring di sana dengan keluhan yang kali ini tak bisa kau tahan. Kau yang biasa menahan rasa sakit, tapi untuk kali ini tidak. Aku yang tak dapat berbuat apa-apa terhadap dirinya membuat hati ini kelu dan membucahkan rasa malu. Aku yang tak tahu cara berbakti sebagai seorang anak, hanya bisa memberi doa dan menulis sebuah catatan kecil ini. Semoga pengalaman pertamanya dalam hidup sebagai seorang pesakitan di sana lebih bisa memberinya semangat dan kekuatan yang berlipat-lipat. Dan aku yakin, ini semua pertanda Alloh sangat menyayanginya dengan mengurangi dosa-dosa yang melekat pada dirinya. Amin.

My Papa

Kulihat ada tanda ketegaran dalam raut mukanya yang tak lagi muda itu walau dengan sedikit erangan menahan rasa sakit yang tak tertahankan. Yah, kali ini ia tak sanggup lagi menahan rasa sakit ini. Ia kali ini menyerah dengan meminta pertolongan orang yang ada di sekitarnya. Selama ia hidup ia tidak pernah cerewet dengan apa yang ia peroleh, baik itu hal yang menyenangkan maupun yang menyakitkan sekalipun.
Ada tanda-tanda ketegaran dalam dirinya yang belum tentu dapat aku lakukan sampai dengan detik ini. Ia yang selalu berusaha memberi yang terbaik dalam hidupnya. Ia yang tidak pernah berkata tidak untuk suatu permintaan bantuan, sekalipun ia dalam keadaan letih.
Kerja keras dalam hidupnya membuatnya selalu tegar dalam menghadapi masalah hidup. Aku tak sanggup lagi melihat kau terbaring di sana dengan keluhan yang kali ini tak bisa kau tahan. Kau yang biasa menahan rasa sakit, tapi untuk kali ini tidak. Aku yang tak dapat berbuat apa-apa terhadap dirinya membuat hati ini kelu dan membucahkan rasa malu. Aku yang tak tahu cara berbakti sebagai seorang anak, hanya bisa memberi doa dan menulis sebuah catatan kecil ini. Semoga pengalaman pertamanya dalam hidup sebagai seorang pesakitan di sana lebih bisa memberinya semangat dan kekuatan yang berlipat-lipat. Dan aku yakin, ini semua pertanda Alloh sangat menyayanginya dengan mengurangi dosa-dosa yang melekat pada dirinya. Amin.

Hancur

Sudah cukup sampai di sini saja
Aku tak akan menjumpai kembali
Karena semua telah usai

Aku tak ingin kembali
Namun, aku tak bisa mengucapkan selamat tinggal
Mengapa ini terjadi
Aku tak pernah mengetahui

Sudahlah
Aku tak akan mengirimnya sebuah pesan
Pesan selamat tinggal
Karena aku tak mampu berucap
Dan
Aku tak ingin meninggalkan
Sudah cukup sampai di sini
Karena aku telah lelah menunggu