Sabtu, 16 Februari 2008

Kepergian Penuh Duka

Ternyata ia benar
Aku egois
Aku pengemis
Aku pesimis
Si bangsat yang tahu malu
Mencari muka hanya untuk mencari perhatian diri

Aku...
Busuk...
Pantas musnah seketika
Agar sekelilingmu tak kau sakit

Aku...
Tak ingin lagi bertemu mereka
Tak ingin lagi bercengkerama dengan mereka
Karena senyum ceria itu telah lenyap
Senyum yang ku rindu saat ini

Dengan segera ingin ku tinggalkan
Negeri yang membuatku resah
Negeri yang selalu membuatku bersedih
Negeri yang selalu membuatku sakit hati
Negeri yang tak berkesudahan saling mencurigai

Tidakkah aku dapat mensucikan diri
Tidakkah mereka menjadi bagian dalam kenangan manis hidupku
Tidakkah kepergian diriku karena keterbuangan diri yang tak berguna
Tak lagi dibutuhkan
Tak lagi diperhatikan

Selamat tinggal ku ucapkan pada hati yang suci
Sang Munafik ini akan dan ingin segera beranjak pergi