Meski berkata
Aku diam
Bersimpuh ku bersedih
Atas kelalaian yang menyeruak
Dulu
Bertahta pada kepatuhan
Bergelimang pada ketenangan
Berselimutkan kebanggaan
Aku yang kini gamang
Tak tentu akan arah
Tak memiliki penyangga
Terus terpuruk
Terus menghinakan diri
Muncul pada kemunafikan
Tak ingin terus terjatuh
Ketaatan ingin terus memuncak
Dan berharap...
Pertolongan-Nya menggelayati jiwa
Amin ya Robbal 'alamin
