Jumat, 18 Juli 2008

Pulkam ke Musi

Alhamdulillah...
Saat ini aku sedang dalam perjalanan menuju tempat kelahiran yang setelah beberapa bulan ini ku tinggalkan... Caela segitunya... Ya iyalah masak ya iya dong...
Penuh perjuangan pada sore setelah pulang kerja karena harus mengantarkan lembaran pengumuman muqoyam ke rumah Pak Ansyori. Sebelumnya memang aku ditugaskan untuk memfoto copy pengumuman agar masing-masing temanku dapat satu. So, jadinya hari ini seharusnya ku bagikan kertas itu. Namun, karena niatku yang sudah bulat-bulat untuk pulang ke Palembang, aku harus bolos untuk pertemuan kali ini. Pastinya bolos dengan izin Pak Ansyori nya duongs...
Setelah lembaran itu, aku masih bersama Tedy dan motre'nya pulang ke kosku. So pasti Tedy hanya mengantar doanks. Dari kemarin diriku ini keliling-keliling mulu'. Sebelumnya aku bersama Fitra dan Mas Syarif keliling. Niatnya sih beli Clear Holder untuk data pegawai. Namun, karena barangnya tidak ada jadinya melakukan efek samping nya saja, yaitu beli tiket ku pulang ke Palembang, ya iya ini. Terus besoknya lagi aku keliling sama Fitra beli barang yang sama dan alhamdulillah perjuangan kami membuahkan hasil. Lagi-lagi besoknya lagi, tepatnya hari ini, aku harus ngider lagi karena barang yang dibeli kemarin tidak sesuai dengan pesanan. So, complain lah kita ke toko nya, De Oni, di Way Halim. Untungnya mereka mau nukerin ntuh barang walaupun dengan barang yang tidak sama persis. Yang penting warnanya sama (Kata Bu'Evi).
Dan sekarang aku dan orang-orang di sekitarku lagi terjebak macet di Lampung Tengah. Entah ada masalah apa di jalan ini, hingga mobil pun tidak bisa jalan, berhenti total Bro'.
Semoga dapat yang terbaiklah dari-Nya dalam menjalankan perjuangan ini. Amin.