Mengapa diri terus dilingkupi jiwa berdosa. Menuding diri dalam penistaan. Tidak diri mengerti bahwa semua itu adalah hina. Busuknya telah terungkap tetapi masih saja menjadi perangkat untuk diri. Kapankah diri akan terlepas dari jeratan hitam itu. Aku ingin terbebas dari masa kelam itu. Masa yang terus membuat ku merasa bersalah dan merasa penuh dosa.
Tidakkah diri ini berdusta?
Tidakkah diri ini munafik?
Yah.. selamat datang malam. Aku tersenyum untuk diam. Tak terungkap kata hitam. Karena diri tak ingin meradang.
Semua menjadi saksi bisu. Akan tingkah keji nan lugu. Karena menghamba pada nafsu. Memang diri ini sangat tak bermalu.
