Berawal dalam keheningan
Menyusuri lembah belukar yang hitam
Menjauh meninggalkan riak sungai
Tak diam menyongsong fajar
Menggelayuti malam yang makin membahana
Tertusuk luka lama
Membuka kembali kehadiran Sang pendusta
Mendustai sore hari yang ditinggalkan
Ratapan tak jua usai
Menyelubungi riang tawa
Hai...
Sang muka manis
